Menjemput asa di kaki bukit gunung tunggal
Sudah tidak terasa waktu berjalan 35th sudah berlalu sejak kepindahanku dari sebuah suku yang terasing terletak dipedalaman banten selatan yaitu suku baduy. Walau diusia yang masih belia ketika itu usiaku baru menginjak 7tahunan,tapi bagi kami orang baduy usia itu sudah terbiasa bekerja layaknya orang dewasa, seperti memikul hasil hutan, bertani dan berladang. Sampai suatu ketika orang tuaku membawa ku sekeluarga bermigrasi berikut kepala desa/jaro(sebutan untuk orang baduy) keluar tempatnya dikota kecamatan ujung desa leuwidamar yang berbatasan dengannya ds. Jalupang mulya tepatnya disebuah kaki bukit gunung tunggal. Disini kehidupan baruku dimulai sekitar tahun 1983 kami mendapat hidayah untuk memeluk islam,dengan bimbingan seorang kiyai dari lebak masigit kami memeluk agama islam secara masal.hmm.... Perasaan bahagia, haru.... Bercampur dihati mengingat masih banyak saudara-saudara saya yang masih dibaduy,mungkin kalau semua saudara saya ikut alangkah bahagianya saa...